Bekerja di ladang Allah sekecil apapun tidak akan sis sia

Anak Manusia adalah Tuhan juga atas hari Sabat.

Yesus menyatakan diriNya sebagai Imam Agung melebihi Makisedek,.... Itu Allah telah menunjukan Kemuliaan bagi Nya dihadapan para murid dan Musa dan Elia di puncak G. Tabor.... Segala kuasa di surga dan di bumi telah ditundukan oleh Allah didepan kakiNya.

Bekerjalah untuk tidak menuai, Yesuspun demikian Ia bekerja tanpa mencanangkan apa2.... Kita diminta untuk berjuang bagi tujuan Kemuliaan Allah bukan mencari keuntungan bagi diri sendiri,... Carilah Kerj. Allah terlebih dahulu selibihnya akan dikaruniakan kepadamu.... 
Demikian seperti halnya Hkm. Kasih.... Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap akal budi, tenagamu dan kekuatanmu.... 
Upah Kestiaan dan Ketaatan sampai akhir akan menjadi ukuran esok.

Yesus mengajak kita untuk melakukan seperti apa yg Ia lakukan,....

Orang yg mengasihi Aku mereka yg melakukan kehendak Allah.... Memikul salibnya setiap hari dan mengikuti Yesus dengan kesetiaan.... Keslamatan bukan hak manusia tetapi Anugerah Allah diberikan kepada mereka yg Patuh dan Taat dalam Kesabaran sampai Kesudahannya.... 
Allah itu adil, panjang dan sabar bagi yg di kasihiNya selalu diuji untuk semakin Mengenali Diri Nya.

Apa yg kita perjuangkan dan lakukan bagi Kerj. Allah tidak ada yg sia sia dan boleh berharap akan Keslamatan jiwa dan roh kita kelak.... 
Mohonlah selalu Rahmat Kesetiaan, Kekuatan dalam pengabdian dan Kepatuhan agar jiwa kita boleh menerima Kebahagiaan, Kegembiraan serta Kedamaian..... 
Itu hembusan hawa surga yg boleh kita cicipi ketika masih di dunia ini sampai kepada Kesejatiaannya kelak.

Tak ada yg sia sia bekerja diladang Allah sekecil apapun sangat berarti bagi Nya.... Berjuanglah melalui Lorong yg sempit itu untuk sampai kepadang Rumput Allah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mari kita mengenal lebih dekat St. Yusuf - Abdi yg Istimewa bagi yg mencintai Yesus dan Maria.

Tak kenal maka tak sayang, Ite ad Ioseph

Mencari Allah yg Hidup.... Tumbuh. Berbuah dan Berubah