Jalan Salib atau Via Dolorosa
Jalan Salib
Sejarah perkembangan devosi Jalan Salib
Devosi Jalan Salib ini memang telah berakar lama dalam Gereja Katolik, yang diawali dengan tradisi para peziarah yang mengunjungi Yerusalem. Sejak abad keempat, jaman Kaisar Konstantin, para peziarah telah mempunyai tradisi berdoa merenungkan sengsara Yesus melalui jalan yang sekarang dikenal dengan Via Dolorosa, walaupun pada masa itu belum disebut demikian.
Tradisi menyebutkan bahwa setiap hari setelah wafat-Nya, Bunda Maria mengunjungi rute perjalanan sengsara Puteranya Yesus, dari tempat-Nya dihukum mati sampai ke Golgota.
St. Jerome/ Hieronimus juga menyebutkan banyaknya peziarah yang mengunjungi tempat-tempat kudus di Yerusalem pada zamannya.
Dari sinilah kita mengetahui bahwa sejak awal telah ada tradisi merenungkan sengsara Kristus yang kita kenal sekarang sebagai Jalan Salib.
Namun secara lebih meluas, tradisi Jalan Salib ini mulai berkembang pesat setelah beberapa tempat di Yerusalem dipercayakan kepada ordo Fransiskan pada tahun 1342.
Maka setelah itu dikenal beberapa versi Jalan Salib, seperti yang ditetapkan oleh Alvarest Yang Terberkati (1420), Eustochia, dan Emmerich (1465)
dan Ketzel.
Seiring dengan perkembangan waktu, maka kita melihat banyak Bapa Paus yang menganjurkan Doa Jalan Salib, karena ini merupakan cara doa yang paling mudah untuk menghayati kisah sengsara Yesus dan pengorbanan-Nya di kayu salib.
Bapa Paus yang menganjurkan Jalan Salib ini adalah
Paus Innocent XI (1686),
Innocent XII (1694),
Benedict XIII (1726),
Clementius XII (1731),
Benediktus XIV (1742).
Ke 14 perhentian Jalan Salib yang telah disetujui oleh pihak otoritas Gereja Katolik adalah:
1. Yesus dijatuhi hukuman mati
2. Yesus memikul salib ke gunung Golgotha
3. Yesus jatuh untuk pertama kalinya
4. Yesus berjumpa dengan Bunda Maria, Ibu-Nya
5. Simon dari Kirene membantu memikul salib Yesus
6. Veronika mengusap wajah Yesus
7. Yesus jatuh untuk yang kedua kalinya
8. Yesus menghibur wanita-wanita yang menangis
9. Yesus jatuh untuk ketiga kalinya
10. Pakaian Yesus ditanggalkan
11. Yesus dipaku pada kayu salib
12. Yesus wafat di kayu salib
13. Yesus diturunkan dari kayu salib
14. Yesus dikuburkan.
Kita bila melihat bagaiman Bnd Maria telah melakukan itu.... Per Mariam ad Jesum (melalui perantaraan Maria kepada Yesus).... Hal ini bukanlah karena Bnd Maria melakukan dengan keinginannya sendiri tetapi Roh Kudus sejak awal telah Menyatu didalam Hidupnya.... Kuasa Roh Kudus akan menaungi engkau dan Anak yang engkau Kandung Kudus, Anak Allah, Yesus.... Sang Mesias dan Sang Penubus. (Mlkt. Gabriel)
Hati Maria dan Yesus telah dipersatukan didalam seluruh hidupnya,.... Engkau akan tertusuk oleh Pedang agar Menjadi hikmat bagi banyak orang (Simeon)
Dalam perjalanan Iman Bnd Maria yang paling Mengenal dan Memahami siapa Yesus Sang Putra Allah itu.... Pemueudtannya telah terbukti saat Peristiwa di Kanna, tanpa Iman dan Percaya dalam pandangan rohani, mustahil semua dinyatakan.
Air diubah menjadi Anggur sebagai tanda2 dari Kemuliaannya.... Maria murid Pertama yang Percaya akan Kerahiman Allah didalam Yesus.... Bukti Yesus, menjawab dan bertanya.... Apa yang emgkau inginkan dari pada Ku?!.... Ibu.
Dan Yesus telah melihat betapa Kepatuhan. Kesetiaan. Ketaat dan Dengan setia tanpa ragu ikut menuju Golgota.... Tanpa Iman dan Rahmat Allah Bnd. Maria dapat lari dan menyangkal seperti Petrus.... Keyakinan Keimanan inilah yang Membawa kepada Kesetiaan dan Kesuciannya....
Dan Yesus menyatakan itu lewat 7 Sabda Sucinya..... Ibu, ini Anakmu.... Lalu kepada kita semua Yesus juga Menitipkan untuk Berdoa didalam Penyertaan Maria.... Kepada kita yang telah Dibaptis sebagai Anak2 Allah yang kasihiNya.... Inilah Ibumu dan Menitipkan untuk menimba dari Hati. Iman dan Keteguhannya.
Komentar
Posting Komentar