Mana yang diperbolehakan berbuat Baik atau berbuat Jahat....

Mana yg diperbolehkan berbuat baik atau berbuat jahat.

Hari Ibu Gereja berbicara tentang Yesus yg bertanya kepada kita semua ???
mana yg diperbolehkan berbuat baik atau jahat....

Kita diminta untuk menjadi peka didalam kehidupan ini, yaitu utamakan keselamatan jiwa baik pribadi maupun orang lain.... Yesus adalah Roh yg sudah menjadi Manusia, bukan karena keinginan Nafsu manusia tetapi Kehendak  Allah yg Rohani dimana melihat dari yg Interior dari manusia.... Hati dan Batin, Jiwa dan Rohani....
Karena kita kelakpun akan kembali dalam rupa jiwa dan roh yg akan dihakimi,.... Daging akan ditinggalkan dan akan dibangkitkan pada akhir zaman.
Penghakiman jiwa dan roh adalah proses difinal bagi seseorang, apakah ke surga atau ke neraka.... Penghakiman telah diserahkan kepada Sang Kristus dan kita juga memiliki pembela yaitu Bnd. Maria dan malaikat Pelindung, beliau adalah Pembela sejati sedang iblis dan setan adalah pendakwa....

Allah tidak melihat baik atau buruk tetapi bagaiman Kehidupan kita didunia terhadap Keiman dan Kepercayaan dilihat dari Perbuatan..... Kasih tanpa perbuatan mati artinya Hidup tanpa Harta yg dapat dipersembahkan sebagai Korban Keslamatan.

Demikian juga Silih Doa dan Mati raga bagi Keslamatan dan Kebahagiaan orang lain itu sebagai Harta yg tidak mengengat yg menjadi Persembahan untuk boleh Bersama dengan Sang Pencipta....

Kestiaan. Kepatuhaj. Ketaatan dan Kesalehan adalah Penyucian hidup jiwa dan rohani, ini sangat dibutuhkan untuk sampai kepada kehidupan Kekal.... Tetapi ini tidaklah cukup kita harus berani Mengalahkan Kemanusiaan untuk Meraih keutamaan Kebenaran.... Seperti Yesus hanya Memandang Allah dan demi Sesama semua tujuannya adalah Keslamatan dan Hidup Kekal.... Dengan jalan ini kita menjadi Perlahan Serupa didalam Budi dan Batin, Jiwa dan Rohani dengan Kristus Yesus sebagai yg sulung dari yg sulung Pangkal Keslamatan.

Jangan pernah menolak bila kita harus Berbuat dan melakukan kebaikan walau akan menerima resiko karena demikian Yesus, telah menujukan jalan itu didalam Perziarannya.... Sebagai Pengikut. Murid dan Mempelai kita diajak dan diminta untuk Semakin bersatu dengannya.... Inilah Anak KU kasihi,.... kepadanya AKU berkenan,.... dengarkanlah Dia.

Allah menujukan Jalan itu, dan Yesus selalu mengingatkan kita.... Ikutilah Aku, kamu akan tau.

Mari kita belajar menata hidup Batin dan Rohani untuk menjadi Peka hukan menurut ukuran Manusia tetapi menurut Takaran Allah.... Orang yg mengasihi Aku, mereka yg melakukan kehendak Allah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mari kita mengenal lebih dekat St. Yusuf - Abdi yg Istimewa bagi yg mencintai Yesus dan Maria.

Tak kenal maka tak sayang, Ite ad Ioseph

Mencari Allah yg Hidup.... Tumbuh. Berbuah dan Berubah