Mujizad Tuhan menampakan diri pada sy
Tuhan menyapa setiap hari melalui peristiwa kehidupan....
Pengalaman pribadi tentang Penampakan Tuhan yang nyata dan dapat kita jumpai setiap hari, ada didalam Tabernakel hanya sedikit orang yang dapat Merasakan hal itu.... Dulu ketika hidup keagamaan sy masih dangkal juga hidup rohani masih sangat miskin, sy terjebak kepada Sapaan dan Kejutan yang sesasional..... Sy pernah terjebak dalam permainan iblis mengetahui kesenangan manusia, dimana selalu mencari hal2 yang wah dan mengelegar..... Bagai hidup beragama dalam Kembang Api, mencari yang indah, enak dan sesuai selera.
Yang sy dapatkan bukan Kedamaian dan Kebahagiaan, justru terjebak oleh Selera kedagingan sy..... Apa yang sy dapat hanya hiburan pelepas lelah, justru membuat seperti berputar2 dibundaran HI.
Hidup menjadi dangkal seperti sepah dan hambar, Kebahagiaan. Sukacita dan Kedamaian hanya lewat saat suasana perasaan dan hati terhibur.... Seperti orang bercerita tentang Kebaikan Tuhan hanya melalui lukisan yang ia pandang indah.... Ketika lukisan berganti maka hati menjadi Kosong kembali.
Penampakan Tuhan yang selama ini sy cari ternyata ada dibelakang Halte dimana sy duduk, dan selama ini telah menyia nyiakan waktu hidup mencari yang menjadi Keinginan dan Kesenangan pribadi bukan yang Hakiki dan Tetap bahkan ditambahkan..... Setelah melalui jalan pertobatan penuh penyesalan, mulailah Jalan itu terbuka.... Sy menemukan jalan yang kecil, berduri, gelap, berbatu, ternyata itu jalan yang sy lalui karena tersesat didalam Gambaran dan Kesenangan hati.... Setelah lilin paskah menyala pada tangan sy, barulah terbuka Mata hati dan dapat melihat Kebodohan sy selama ini.....
Masuklah sy tahap berikutnya dimana Mulai kesadaran dan penyesalan yang mendalam, bahwa selama ini Allah telah menampakan DiriNya secara Paripurna dan Penuh rahmat ada didalam Gereja.... Beliau hadir setiap hari menanti untuk sy datang, didalam Tabernakel, beliau tak henti berbicara melalui Kitab suci.... Dan mencurahkan Rahmatnya melalui Sakramen2 terutama Ekaristi dan Rekonsiliasi.
Sy mengikuti misa tetapi hal itu belum Terbuka... Mungkin seperti murid2 yang pulang ke Emaus, Yesus yang menemani mereka dalam perjalan tidak dapat ditangkap oleh Batin dan Jiwanya.... Kedangkalan ini ternyata telah terjadi pada diri sy, yang dimana telah menyia2kan untuk mencari Allah yang sesasional dan wah.... Hanya membuang uang dan waktu saja.
Sy tersadar bahwa selama ini yang sy cari adalah yang dapat memuas hasrat pribadi mungkin seperti sajian warung padang.... Banyak lauk tetapi makan utama nasi sedikit.... Sy mengikuti kursus Kitab Suci. Ikut kelompok doa A. B. C.... Tetapi yang sy cari adalah Selera dan Keingin pemuas hati,.... Setelah sy tersadar dan akan kebodohan ini.... Barulah sy terbuka Kerak mata yang selama ini menutupi Kebenaran.
Masuklah sy kedalam pertobatan itu.... Allah juga yang menyentuh dan mengerakan anugerah mujizad itu.... Dimana sy tersapa tentang anak bungsu yang meminta warisan lalu menghamburkan dengan hidup tidak waras.... Ada kata yang sangat menarik.... Timbulah kelaparan dan kemiskinan lalu teringat dirumah bapanya berlimpah makanan.... Dia menyesali.... Lalu bangkit dan kembali sambil menyesali tetapi tidak cukup hanya jatuh kepada Penyesalan diri atau Menyalahkan diri sendiri.... Harus ada sentuhan yang lebih dalam Kerinduan yang menyentuh bilik batin untuk bangkit kembali.... Ternyata penyesalan dan pertobatan bukan lahir dari usaha sy harus ada sesuatu yang lebih Dahsyat.... Yaitu Allah yang menyentuh melalui Rahmat Kasih Nya....
Tanpa Allah melakukan awal Sentuhan itu, sy jatuh kepada Tomat (Tobat Kumat)... Sy tidak akan mendalam penyesalannya dan yang membangkitkan adrenalin untuk berjuang berdamai dan datang kepadaNya dengan Kerendahan hati dan Penuh sesal dalam Kerinduan Cinta yang mendalam....
Kebranian mendorong sy masuk kekamar Pengakuan Dosa, disana sy menemukan Penampakan Tuhan yang memberi Mujizad melalui seorang imam....
Kata2 imam yang menyejukan dan penuh cinta kebapaan.... Yang membuka pada Iman. Harapan dan Kasih....
Kata itu sederhana tetapi telah menghancur batu granit kerak akibat dosa....
Dimana sangat menyentuh....
Allah Bapa sudah lama merindukanmu nak, Ia menanti didepan pintuNya selama ini.... Dari kata yang demikian Penuh Kasih telah memecahkan tempayan hati.... Dan air mata pun berlinang membasahi kayu penopang sy berlutut didalam ruangan yang indah itu.... penyesalan yang mendalam Menyelimuti hati dan batin sy.
Apa yang selama ini gelap tiba2 menjadi Terang benderang, tanpa Malu sedikitpun sy mengusap sambil berlutut dan Berdoa dihadapan Tebernakel melakukan pinitensi yang diberikan oleh sang imam.
Luar biasa Keajaiban dari penampakan Tuhan melalui seorang hamba Allah itu, sy merasa sebuah Keajaiban Tuhan penuh Kerahiman. Kemurahan dan Kasih Setianya tanpa batas.... Seperti ada bisikan Dosamu telah Ku lupakan dan Hiduplah dalam Damai dan Kebahagiaan Ku.... Dimana beliau telah menantikan sy yang berdosa untuk kembali kepada Nya.....
Lebih tersentuh lagi ketika ayat itu sy baca....
Anakku yang telah mati hidup kembali dan yang telah hilang kutemukan kembali.
Amin
Komentar
Posting Komentar