5 Teladan yang dapat kita petik dari St. Yusuf jaman Now
Sharing refleksi dan permenungan tentang St. Yusuf
Makalah yg dibahas.
Perjanjian Baru menyebut St. Yusuf sebagai “orang yang adil.” Apakah kamu pernah mendengar tentang tiga teori tentang tanggapan St. Yusuf terhadap kehamilan Maria? Menurut Anda teori mana yg Anda pilih?
Sharing pernungan dan refleksi tentang St. Yusuf
Sebelum sy mengupas tentu harus ada perbandingan dalam ajaran Taurat Musa,.... Demikian jg dengan kitab2 Mazmur serta nubuat nabi tentang Sang Juruslamat....
Kelahiran Yesus sudah terwatakan melalui kesaksian para nabi, bahwa Bangsa Pilihan akan dibebaskan hanya mungkin Persepsi yg terjadi tanpa mereka pikirkan.... Mereka terbiasa melihat secara sterotip atau stigma, bahwa dari Keturunan Daud arti dari anak raja atau minimal orang terpandang dari struktur yg Berkuasaan....
Fakta Allah memilih orang kecil, lemah n sederhana tetapi Memiliki Kwalitas hidup iman yg taat, patuh, dan takut akan Allah.... Ini dapat kita baca dan rasakan pada Kidung Maria....
Kutipan injil Lukas.
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hambaNya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan namaNya adalah kudus. Dan rahmatNya turun temurun atas orang yang takut akan Dia. (Luk 1:46-50).....
Dari kutipan diatas ini sy memetik pesan Keutamaan,.... Kerendahan hati dan Kuasa Allah dalam segala rencana yg besar serta Persembahan Hidup kedalam rencana Nya.....
Kuasa Keadilan Allah berpihak kepada orang kecil yg tidak diperhitungkan,.... Karakter orang sederhana dalam akal budi, rata2 mengantungkan diri sepenuhnya kepada Allah dalam Iman. Harapan n Kasih.... Percaya akan segala sesuatu, bahwa Allah sebagai penguasa, perencana n pemenuhan....
Dapat kita lihat dari jawaban malaikat akan Kekawatiran Maria, terpenuhi melalui....
Tiada yg mustahil bagi Allah.
Jawaban ini gambaran dari Kekuatan n Keutamaan kehendak bebas, memilih n menerima.... Maria telah memilih terbaik dari segala resiko yg akan di hadapi..... Kwalitas Percaya dan Kepasrahan di tangan Allah sepenuhnya.... Allah tidak pernah ingkar Janji dan Allah tidak pernah berpaling dari Sabdanya,....
Ini gambaran mutu kwalitas Iman yg Mulia dimiliki Maria, demikian gambaran kepada Yusuf sebagai tunangannya.
Dari permenungan ini sy mencoba mengali dan membandingkan dengan keimanan serta kwalitas batin dari sudut rohaninya....
Sangat terasa bahwa hati Maria sebagai tungan Yusuf sangat tulus dan jujur inipun yg dipilih olehnya,... Terbaik
Orang yg memiliki cinta yg terbuka gambaran dari Kesederhanaan cara memandang dan menjalanu Kehidupan,.... Terbuka dan Bertumpu hanya pada Kekuatan dan Kehendak Allah....
Dari perbandingan ini sy berpandanan bahwa, Yusuf adalah Pria yg Adil dan Benar serta Rendah Hati dan Bijaksana yg bercirikan Takut dan Tunduk akan Hkm. Allah....
Seperti injil,....
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?" Jawab Yesus kepadanya:
"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." (Mat 22:36-40)
Sy percaya bahwa Yusuf juga terbuka budi dan hatinya akan Yesus, sebagai Murid yg lebih unggul dari k 12 murid Yesus kelak.....
Sebab, ketika Yesus di usia 12 saja.... Yusuf telah menerima Pencerahan dan Percaya maka Tidak ada sediktpun kata yg terucap atau berbantah.... Sama dengan awal dalam mimpinya, sebelum menfambil Maria sebagai istrinya.
Kasaksian Injil...
Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah. Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu.....
Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasanNya dan segala jawab yang diberikanNya....
Jawab Yesus kepada mereka (Maria dan Yusuf): "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah BapaKu?" (Yesus sudah sampai kepada Puncak Pemahaman dan Siapa dirinya).... Ini semua tidak terlepas dari peran St. Yusuf sebagai Ayah..... Terasa kekuatan dari Ketaatan dan Kesalehan mereka.
Akhir kisah injil....
Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. (Luk 2:41-42,47,49,52).
Yusuf telah menerima pengajaran Keiman dan Kerohanian langsung dari Yesus (Anak yg akan dikandung Kudus, Anak Allah maha tinggi),.... kedalaman refleksi serta permenungan tak terandingkan dibandingkan dengan k 12 murid2 Yesus kelak....
Gambaran Kerendahan hati seorang bapa yg terbuka, memandang anaknya memiliki kelebihan yg luar biasa akan Hikmat Allah dari yg Kudus.....
Injil...
...dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." (Mat 1:20-21)
Yusuf teman setia seperjalan Yesus.
Yusuf menimba Hikmat dan Kearifan hidup dari Sang Kristus.
Yusuf menerima Kemurnian dan Kesucian Batin serta Rohani dari Sang Terang, Yesus (Roh Kudus yg menjadi Manusia)
Sy memiliki gambaran bahwa St. Yusuf adalah Abdi yg Istimewa dibanding umat Israel yg paling unggul, karena dalam perziarahannya bersama Sang Mesias (Allah menyertai kita)....
Yusuf memilih yg Terbaik. Termulia dan Terindah menjadi orangtua juga Gambaran dari pemuritan Roh Kudus.
Bagaimana sy melihat St. Yusuf dalam aktualitas jaman now sebagai Pria. Bapa dan Suami yg berjuang bagi Keluarga yg Allah titipakan....
" Apa yg dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia " ayat Suci Janji Pernikaha.
Patut kita Teladani dan Cermin Hidup Kudus dihadapan Allah....
Ada 5 Keteladan yg dapat kita petik dari Kel. Kudus Nazareth.
Percaya Tuhan (Lukas 1: 38)
Mungkin memang tidak masuk akal dan mustahil. Tiba-tiba Anda didatangi malaikat dan diberitahu akan hamil. Tapi kuncinya Maria disini adalah “percaya Tuhan”. Tuhan pasti tahu apa yang Ia lakukan dan tentunya inilah yang terbaik untuk kita serta orang banyak.
Percaya kepada pasangan juga (Matius 1:20)
Cinta yang sempurna melenyapkan semua ketakutan. Jangan biarkan rasa takut menguasai pernikahan Anda atau cinta yang Anda bagikan. Dunia menggambarkan perselingkuhan dan kecurigaan, tapi tetap percayalah kepada pasangan Anda. Cinta tanpa rasa takut dan ragu.
Cinta bisa tumbuh dalam keadaan yang sulit (Matius 1:24)
Ketidaksetiaan, keuangan yang sulit, pengangguran, anak yang sulit diatur, dll adalah masalah dalam keluarga yang tidak mudah untuk dihadapi. Sama seperti yang dihadapi Yusuf dan Maria. Yusuf masih mau menikahi Maria, wanita yang mengaku melihat malaikat dan hamil sebelum menikah dengannya.
Kisah mereka menggambarkan bahwa dalam keadaan yang sulit pun, cinta tetap bisa tumbuh. Itu memang tidak mudah, tapi cinta kita semakin dimurnikan dan dikuatkan dalam Tuhan.
Mencari jalan keluar bersama (Lukas 2:4)
Maria melahirkan Putra Allah dan Yusuf sebagai suami menjaga dengan tangguh selalu bersama-sama. Mereka melakukan perjalanan ke Bethlehem bersama, saling melindungi, berbagi beban, dan saling dukung. Dua lebih baik dari satu. Perjalanan hidup sesulit apapun lebih baik dilakukan bersama.
Mencari kandang (Lukas 2:7)
Kandang bukanlah tempat yang umum untuk melahirkan, apalagi baunya dan kelayakannya pasti tidak baik. Superparents mungkin saat ini sedang menghadapi ‘kandang’, dimana hidup benar-benar terasa ‘bau’. Tapi carilah lapisan emasnya, berkat tersembunyi dibalik kesulitan dan pergumulan tersebut. Tuhan telah menyediakan yang terbaik untuk keluarga kita.
Semoga berkenan.
Ite Ad Joseph🙏🏽
Komentar
Posting Komentar