Menjadi Abdi Yusuf yang lain dan Berbuah bagi Gereja Semesta seperti Firman Tuhan

Jalan spiritual Santo Yosef bukan jalan yang mencari penjelasan, tetapi jalan menerima”.

Renungan, refleksi dan Spiritulitas Abdi Yusuf yang Istimewa....

 Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.  (Yoh 14:25-26)

Semoga pengalaman refleksi memberi sedikit warna menanggapi Panggilan sebagai Kristiani Sejati, bagi Dunia, Sesama dan Gereja Semesta.

Tiada yang mustahil bagi Allah bila kita ini percaya.... Hidup tidak dilenyapkan tetapi diubah menurut Citra. Karsa dan Rencananya.... 
Semua akan indah pada waktunya bagi mereka yang menaruh Iman. Harapan dan Kasih Nya.

Teladan dan Meneladani panggilan seperti Abdi Yusuf yang Istimewa,....

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu, diberikanNya kepadamu. Inilah perintahKu kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."  (Yoh 15:16-17)

Allah adalah Gembala yang Setia dan Menyelamatkan,.... Jalan Allah bukan Jalan Manusia....

Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."  (Mat 7:13-14)

Tidak ada panggilan tanpa Pengorbanan, sebab Jalan Allah tidak sama dengan dunia berikan....

Maka Yesus berpaling.... Enyalah iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."  (Mat 16:23)

Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."  (Mat 22:14)

Allah itu Terang dan Kebenaran yang setiap saat melihat wajah dan menyelidiki batin manusia, untuk diselamatkan.... Letakkanlah Pengharapan kepadaNya, maka hidup kita akan diubah menjadi Kepastian bagi Nya.....

"Setiap orang yang mendengar perkataanKu ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataanKu ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.  (Mat 7:24,26)

Jangan pernah menolak Panggilan Allah karena Ia lebih mengenal kita satu persatu, tak ada yang sia sia dan Tak ada yg mustahil dalam menapaki Panggilan Nya....

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam namaKu, diberikanNya kepadamu. Inilah perintahKu kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."  (Yoh 15:16-17)

Allah adalah Gembala yang baik....

Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-dombaKu dan domba-dombaKu mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawaKu bagi domba-dombaKu.  (Yoh 10:14-15)

Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-dombaKu dan domba-dombaKu mengenal Aku Tidak seorangpun mengambilnya dari padaKu, melainkan Aku memberikannya menurut kehendakKu sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari BapaKu."  (Yoh 10:9,14,18)

"Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."  (Mat 17:5)

Yesus akan mengubah menjadi Abdi yang Istimewa, dan akan berbuah untuk Kerajaan Allah....

Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! Niscaya engkau telah meminta kepadaNya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." 
Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran."  (Yoh 4:10,13-14,24)

 "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal BapaKu. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."  (Yoh 14:6-7)

Kita diminta untuk Setia akan Sabda dan Janjinya, suatu saat kita akan Berbuah demi Kemuliaan Allah....

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 
Dalam hal inilah BapaKu dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu."  (Yoh 15:4-5,7-8)

Janganlah ragu untuk menjadi Abdi Allah seperti St. Yusuf menjadi Rekanan. Sahabat dan Murid,.... 

Yesus telah mendoakan kita semua untuk Menjadi Satu. Berjalan Bersama dan Menjaga Nama yang telah Allah berikan kepada kita semua menjadi Satu Kawanan yang Esa dan Kehidupan Kekal....

Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepadaKu, sebab mereka adalah milikMu dan segala milikKu adalah milikMu dan milikMu adalah milikKu, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. 
Aku telah memberikan firmanMu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firmanMu adalah kebenaran
Sama seperti 
Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; dan Aku menguduskan diriKu bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran. supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, 

ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 

Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. 

Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepadaKu, agar mereka memandang kemuliaanKu yang telah Engkau berikan kepadaKu, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. 
dan 
Aku telah memberitahukan namaMu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepadaKu ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka." (Yoh 17:9-10,14,17-19,21,23-24,26)

Mari kita belajar dari St. Yusuf menanggapi Panggilan hidup Kristiani, menjadi Hamba yang Setia mendengarkan Sang Kristus, Gembala yang baik....
Sepanjang hidupnya terus menatab wajah Kristus dan menjaga Maria, Mempelai Roh Kudus sebagai Ibu Gereja.

Belajar dari "MENERIMA"

"Menerima panggilan sebagai Anugerah'"

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka."

"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" — yang berarti: Allah menyertai kita.  (Mat 1:20-21,23)

Melalui 3 Sakramen Dasar (Baptisan. Ekaristi dan Krisma).... Menerima Yesus sebagai Tuhan dan Maria sebagai Ibu Gereja.... 

Seperti St. Yusuf....

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus
Jadi seluruhnya ada: 
empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.  (Mat 1:16-17)

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibuNya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,  (Mat 1:18-21,24)

St. Yusuf memahami semua sapaan malaikat karena ia seorang yang Menaruh Pengharapan dan Percaya kepasa Allah akan mengenapi janjinya kepada Abraham, dengan apa yang ia Imani turun temurun....

Ia mengetahui arti semua itu karena Terang Roh Kudus....

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. 

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran

Karena dari kepenuhanNya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakanNya.  (Yoh 1:1-5,12-14,16,18)

Abdi Yusuf yang Istimewa karena, ia menjadi Rekanan dan Murid yang setia, selalu mengarahkan Hidup Rohaninya kepada Sang Firman....

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firmanKu, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya." 
...."Jikalau Aku memuliakan diriKu sendiri, maka kemuliaanKu itu sedikitpun tidak ada artinya. BapaKulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firmanNya. Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."  (Yoh 8:51,54-55,58)

Mari kita membuka Budi. Hati. Dan Jiwarohani kita untuk dibentuk oleh Sang Tukang Periuk, untuk menjadi Elok dan Indah pada waktunya....

Menjadi Abdi2 yang Istimewa seperti St. Yusuf, menjaga Iman, harapan ran kasih. Berjalan bersama Gereja yang menjadi Mempelai dalam Perziarahan ini.... Mempersiapkan kedatangan Kristus yang kedua pada Milenium Baru....
2033 ini tepat Dua Puluh Abad Kristus Wafat... Menebus umat Nya.

Surat Petrus

....Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diriNya. Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihiNya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihatNya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. 
Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu. tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu. (1Ptr 1:6-9,14-16,18-19,22,25)

Ite Ad Ioseph.

"Jalan spiritual Santo Yosef bukan jalan yang mencari penjelasan, tetapi jalan menerima”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mari kita mengenal lebih dekat St. Yusuf - Abdi yg Istimewa bagi yg mencintai Yesus dan Maria.

Tak kenal maka tak sayang, Ite ad Ioseph

Mencari Allah yg Hidup.... Tumbuh. Berbuah dan Berubah