Spiritulitas St. Yusuf MENERIMA

Sharing refleksi rohani

Dari kata Bp. Paus Fransiscus.... St. Yusuf seorang yang tidak mencari Penjelasan tetapi Menerima, bukan berarti Pasrah hanya bertumpu kepadaTerang Roh Kudus....

Lihat tulisan sharing sebelumnya....

Sy punya pandangan sedikit berbeda tentang MENERIMA.... Harus berpegang pada Ajaran Kebenaran Sejati (Injil)....

Puncak Kemuliaan Yesus dan PerutusanNya...

Ketiga injil Sinoptik.
.... "Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." Bid (Mat 17:5)

.... "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia." Bid.(Mrk 9:7)

.... "Inilah AnakKu yang Kupilih, dengarkanlah Dia."  Bid (Luk 9:35)

St. Yusuf praprofetis Kristus Yesus, mempersiapkan, memperkenalkan dan mengantar.... Yang diwariskan kepadanya sebagai bgs. Israel ajaran Yudaisme....
Penthahiran usia 8 hr dengan di Sunat (Janji Allah dengan Abraham) menurut Taurat Musa 
Mempersiap Yesus perjumpaan dengan Tradisi, mengenalkan keimanan Leluhur dan Sejarah sampai Puncak di usia 12 tahun Paskah Yudaik.
Tugas St. Yusuf Terakhir sebagai bapak yg Taat dan Saleh, menyatukan hidup ke Rohani, Sang Kristus.

Tugas Pertama.
Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibuNya. Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkanNya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah", dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.  (Luk 2:21-24)

Tugas Kedua. 40 hari
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tuaNya untuk melakukan kepadaNya apa yang ditentukan hukum Taurat,  (Luk 2:27)

Tugas Terakhir.
Puncaknya Paskah usia 12 tahun
Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka. Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasanNya dan segala jawab yang diberikanNya. JawabNya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah BapaKu?" Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. (Luk 2:46-47,49,52)

Mimpi Yusuf tentang Maria
.... Pada waktu Maria, ibuNya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.  (Mat 1:18)

 "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka."  (Mat 1:20-21)

Penampakan malaikat kepada Maria.

Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepadaNya takhta Daud, bapa leluhurNya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan KerajaanNya tidak akan berkesudahan."  (Luk 1:30-33)

Yusuf MENERIMA tugas perutusan melalui mimpi, untuk menjaga Maria (Ibu Gereja juga Mempelai Roh Kudus) dan Firman/Sabda yang menjadi Manusia yaitu Yesus Kristus (Mesias. Penebus dan Sang Kebenaran).

Yusuf MENERIMA secara Utuh dan Otentik yaitu Kehendak Allah, sebagai Bapa. Penjaga dan Pelindung.... 

Arti, MENERIMA bukan hanya Kemanusiaan Yesus yang Jasmaniah tetapi yang lebih Dalam Rohaniah Duc in Altum).... Allah Bapa dan Roh Kudus sebagai Pencipta. Sumber dan Pemilik rencana....

MENERIMA, Yesus haruslah Utuh dan Otentik,....  Utuh artinya sebagai Soko Guru Kebenaran (Rabuni) dan Mesias (Allah menyertai kita) dan Sang Juruselamat (Anak Domba Allah digenapi di Golgota) dan Puncaknya KebangkitanNya....

Menurut sy, 
MENERIMA haruslah Satu Paket, tidak berhenti pada Panggilan tugas dan Perutusan tetapi Berkelanjutan berpuncak Kemuliaan Yesus kepada Kristus seperti kesaksian Petrus, Yakobus dan Yohanes....

Dan MENERIMA 
kelanjutan Pesan Kristus setelah Naik ke Surga, menantikan Roh Penghibur yaitu Pencurahan Roh Kudus.... Tak lupa Penyertaan Maria berdoa bersama para Murid2.

Yusuf, MENERIMA 
Maria (Hawa Baru) sebagai istri, artinya Yusuf menerima Kehendak dan Rencana Allah demikian pula Maria sebagai Mempelai Roh Kudus.... Sebagai Tabut (Tabernakel) tetapi juga Manusia Jasmani yang Berziarah yaitu Ibu Gereja (Sang Mempepai)....

MENERIMA, Apa yang ada didalam Tabut/Tabernakel adalah Kristus, Sang Firman dan Tubuh serta Darah Nya (Adam Baru).....

Kita harus MENERIMA secara Penuh, Utuh dan Otentik.... Tidak berhenti kepada Tugas dan Perutusan tetapi Lebih dalam lagi .... Duc In Altum

MENERIMA Yesus sebagai Satu2nya Jalan. Kebenaran. dan Kehidupan....

MENERIMA Yesus yang diutus untuk sampai kepada Allah Bapa, Aku didalam Bapa dan Bapa didalam Aku, Akulah DIA.....

MENERIMA Yesus sebagai Pokok Anggur, dan kamu ranting2nya.

MENERIMA Yesus sebagai Gembala yang Baik, mengenal Domba2nya dan Domba2 mengenal Suara Gembalanya (Firman Kebenaran)

MENERIMA Yesus sebagai Anak Domba Allah,.... Hanya Anak Manusia berkuasa Mengampuni Dosa... Inilah TubuhKu dan Inilah DarahKu (Ekaristi)(Korban di kayu Salib), Perjanjian Baru dan Kekal sampai kepada hari ke 3 Kebangkitan dan Naik ke surga duduk disisi Kanan Allah Bapa.

MENERIMA Yesus sebagai Kepala Gereja dan Mengutus murid2....
Dan menerima Petrus sebagai Wakil Kristus.

Yesus mendekati mereka dan berkata: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28:18-20)

Bagi sy St. Yusuf MENERIMA utuh dan otentik dari seluruh Rencana Misteri Agung Allah dalam Kerangka Kebenaran dan Penebusan.... 
Berkelanjutan dan Berkesinambungan.

Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.  (Mat 7:17,20)

Demikian pula MENERIMA Maria yang terberkati dan telah ditentukan menjadi Sarana Roh menjadi Daging (Manusia)....

Artinya MENERIMA sejarah jasmani dan rohani Perziarahan Gereja yany Hidup dan Dinamis (Manusia).... Dalam Terang-Gelap. Jatuh-Bangun. Subur-Gersang. Suka -Duka. Sedih-Bahagia.....

MENERIMA, Gambaran dari Manusia yang ditebus dalam seluruh Proses dan Perjuangannya....
Dalam seluruh Sejarahnya yang Otentik dan Utuh,....

Dalam renungan sy meneladani 
" Spiritualitas St. Yusuf yang MENERIMA" harus satu Kesatuan dalam Rencana Allah yang Mengawali. Mengakhiri. Menyempurnakan dan Mengenapi melalui Kuasa Roh Kudus....

Seperti, Maria (Ibu Gereja) menjawab 
" Aku ini Hamba Tuhan ".

Sy percaya bahwa Ketulusan, Kesucian dan Kemurniah Hati serta Ketaatan sangat dibutuhkan untuk Mencapai Hkm. Kasih sesuai Gambaran. Lehendak dan Citra Allah.... Allah menciptakan SEMUA BAIK ADANYA dan SEMPURNA.... Sesuai Hukumnya.
Sebab Bapamu sempurna ADANYA.... 
AKULAH DIA sebelum segala ADA.... 

Cermin Allah yang Hidup berziarah nersamaanusia yang dicintaiNya
adalah Yesus Sang Putra, Tunggal Allah, 
Sang Terang. 
Sang Kebenaran dan 
Sang Kasih yang Tak Terlihat.

Saat ini kita sangat membutuhkan Spiritulitas Model Iman seperti Bapa Rohani St. Yusuf yang istimewa, untuk Memulihkan. Mengantar. Merawat dan Menjaga.... Tabut dan Loh Batu Penjuru.

Kristus Yesus (Sang Kebenaran) dan 
Maria Ibu Gereja (Mempelai Roh Kudus)...

Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja katolik yang kudus,
persekutan para kudus,


Dalam Krisis Moral dan Keosnya dunia karena Dosa dan Multi dimensional ulah Manusia sendiri, perlu sekali...

Spiritualitas St. Yusuf MENERIMA tetapi jangan lupa bahwa Kerusakan. Kehancuran dan Kemerosotan karena Ulah Manusia sendiri,.... 
Bukan Allah Berdiam Diri tetapi ....
Allah Menghendaki, kembali kepada Nilai2 Injili.

Adam Pertama.
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: 
"Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"....

"Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."  (Kej 3:1,4-5)

Bahkan, Yesus dicobai....
Adam Baru.
Dan Iblis membawaNya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepadaNya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepadaNya
"Semua itu akan kuberikan kepadaMu, jika Engkau sujud menyembah aku." 
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"  (Mat 4:8-10)

Saat ini, Iblis telah memperdaya Hati. Budi dan Nurani Manusia terjebak dalam....

Hawa Nafsu, Kesombongan, Keserakahan, Ketidak Setiaan, Kedudukan, Kekuasaan,  Ketidak Adilan, Kemapanan tanpa peduli Sesama dan Kepandaian membutakan serta Menghalalkan segala cara....

"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.  (Mat 6:19-21)

Yang Intinya Manusia mengandalkan dan menghalalkan segala sesuatu untuk Memuaskan Hawa Nafsu Kedagingan.
 
Berkuasa atas segala galanya, bahkan Menyamakan dengan Allah.... Kisah Taman Eden sedang terulang kembali.... Dalam Dimensi ruang dan waktu berbeda.

Maka sangatlah Relevan saat ini kita diingatkan untuk.... Kembali ke Fitrahmya

Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" 
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." 
Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.  (Mat 4:17,19-20)

Mau MENERIMA, Kekurangan, Kelemahan, Kerapuhan dan Kedosaan....

Kembali dengan Mengakui dan Sujud seperti di Niniwe.

Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."  (Luk 15:7)

Diawali dengan Pertobatan, hasilkanlah buah2 sesuai Pertobatan (Yoh.Pembaptis)

Pembahuraan Hidup jasmani dan rohani.

Kembali kepada Nilai2 ajaran Kebenaran yang membawa kepada Kesempurnaan hidup Kudus....
Karena itu , Haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna." (Mat 5:48).

Menjadi Abdi Yusuf yang lain membawa kepada Pembaharuan Hidup, bagi Yesus dan Maria

jawab tuannya itu: 
Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?  (Mat 25:26)

Semoga berkenan.

Ite Ad Ioseph🙏🏽

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mari kita mengenal lebih dekat St. Yusuf - Abdi yg Istimewa bagi yg mencintai Yesus dan Maria.

Tak kenal maka tak sayang, Ite ad Ioseph

Mencari Allah yg Hidup.... Tumbuh. Berbuah dan Berubah