Jangan ragu menerima Bapa Yusuf yang istimewa sebagai Bapa Rohani dan Pelindung Keluarga
Sharing Deeper Sedan tadi malam.
Sebuah kekayaan rohani dan spiritual tentang kekayaan iman Katolik bertambah melalui Bapa Yusuf yang istimewa ini.
Memang benar Gereja tidak memiliki data yang valite mengenai beliau tetapi bukan berarti kita tidak dapat atau diperbolehkan berkenalan dengan sebagai Bapa asuh Yesus, penjaga Tabut Perjajian baru serta Bapa keluarga Kudus dari Nazaret....
Dapat kita cermati tentang stigma nama Yesus, membuktikan bahwa beliau dibawah asuhan dan perlindungan Bapa Yusuf sebagai kepala keluarga....
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibuNya bernama Maria dan saudara-saudaraNya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudaraNya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperolehNya semuanya itu?" (Mat 13:55-56)
Lalu Ia memulai mengajar mereka, kataNya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya." Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkanNya, lalu kata mereka: "Bukankah Ia ini anak Yusuf?" (Luk 4:21-22)
Kata mereka: "Bukankah Ia ini Yesus, anak Yusuf, yang ibu bapanya kita kenal? Bagaimana Ia dapat berkata: Aku telah turun dari sorga?" Jawab Yesus kepada mereka: "Jangan kamu bersungut-sungut. Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepadaKu, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. (Yoh 6:42-44)
Bila kita mencermati bagaimana Bapa Yusuf dipilih serta diberi mandat untuk Menerima. Menjaga dan Menjadi bapa dari Saputra Allah dapat kita baca didalam injil Matius....
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibuNya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka." Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" — yang berarti: Allah menyertai kita. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. (Mat 1:18-25)
Dari kesaksian ayat yant tertulis dalam injil, maka nyatalah bahwa Yesus adalah anak dari Bapa Yusuf.... Juga menegaskan bahwa yang dipilih dan diberi mandat untuk menjadi orangtua dari Sang Putra Allah....
Memang benar bahwa injil tidak menulis percakapan Yusuf, tetapi Peran keutamaan adalah beliau benar bapa dari Sang Kristus.... Anak Yusuf tukang kayu yang bermukim di Nazareth....
Stigma nama dan tempat memberi gambaran bahwa semasa hidup Yesus dibawah asuhan, perlindungan, bimbingan dan pegawasan Bapa Yusuf demikian Maria adalah sang mempelainya....
Yusuf tidak berbicara karna ia seorang yang berhati suci, saleh dan mumpuni dalam hidup rohani serta spiritual kepada pengajaran nenek moyang dari Adam ke Abraham ke Daud sampai kepada Pembuangan ke Babel.... Bapa Yusuf memahami dan mengerti hetul apa yang diajarkan dan ia imani dalam kerangkaka Yudaik atau Taurat Musa....
Arti bahwa Bapa Yusuf hidup jasmani dan rohani demikian spiritual sangat Kental dengan Iman, Ajaran dan Tradisi Yudaik....
Gambaran kesalehan, ketaat, kepatuhan dan kecintaan kepada Leluhur tercermin dari bagaimana Yesus sejak lahir mengalami dan pendewasaan dari bgs. Israel melalui Bapa Yusuf.... Karena sebagai bapa bertanggung jawab penuh untuk Mengenalkan. Mengajarkan dan Membimbing hidup seperti yang Allah Bapa sendiri tentukan yang tertulis dalam 5 Kitab Musa dan Para nabi serta Mazmur.... Ini dapat memberi gambaran serta warna dari Pewartaan Kristus Yesus, bagaimana Ia ran Hkm. Taurat sangat Menyatu dan demikian dalam Memghayati Penggilan Nya.... Ini kita dapat jumpai dari ayat injil.....
"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:17-19)
"Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?" Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." (Mat 22:36-40)
Dari kesaksian Yesus ini kita boleh menempatkan bahwa pengenalan dan pengetahuan tidak terlepas dari peran Seorang bapa Yahudi yang Mulia bila dapat membesarkan dan mendewasakan hidup dalam iman, tradisi, adat istiadat serta pengajaran Yudais (leluhur Bapa Yusuf).... Dan Peran besr dalam Kasih sayant yang telah dicurahkan oleh Bapa Yusuf kepada Yesus dan Maria.
Allah memilih Maria sebagai Sarana Rencana Keselamtan tidak berdiri sendiri, ia harus menjadi sah sebagia seorang ibu yang bersuamikan penganut yang sama..... Inipun menjadi gambaran bahwa Mariapun dibawah bimbingan iman, pembekalan rohani serta pendewasaan diri religius dari Bapa Yusuf.....
Allah tidak pernah melanggar hukum Nya sendiri dan Mentaati dari apa dari Komitmen Nya.... Karena SabdaNya Kekal dari Alfa sampai Omega.... Semua yang tertulis didalam Kitab Perj. Lama sampai Digenapi dan menjadi Perj. Baru afalah dari Rencana Besar. Agung dan Kuasa dari IA sendiri.... AKU ADALAH AKU.... Arti ADA sebelum segala ada bukan dari diciptakan tetapi sudah ADA sejak awal semula....
Seluruh kisah penciptaan dari pertama sampai Manusia hari keenam adalah Kekal.... Itulah Kebenaran Mutlak demikian Kepenuhan dari seluruh rencana Keselamatan di awali dari Maria dan Gabriel, peneguhan Simeon, Hana, Elizabeth dan Yoh. Pembaptis.... Diadalam Yesus Kristus.... Semua Pemenuhan serta Pengenapan dari Janji Allah kepada bgs. Israel secara khusus dan dipenuhi secara Peripurna oleh Yesus....
Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Yesus mendekati mereka dan berkata: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28:16,18-20)
Ini bukti dari mandat dan tugas yang Pemenuhan dan Pengenapan.... Secara tidak langsung Bapa Yusuf pun ikut menyertai sebab beliaulah yang menerima Mandat sebagai Bapa. Abdi dan Hamba Allah, menjadi stigma dari kemana saja Yesus atau SabdaNya diwartakan demikian tentunya tak dapat dilepas Kemanusiaan Yesus dari Ibu Kandung jabang bayi.... Bunda Maria sebagai Ibu rohani demikian pula Bapa Yusus sebagai bapa rohani kita....
Menerima Yesus arti menerima yang mengutus yaitu Allah bersama Roh Nya.... Demikian pula Yusus dan Mariapun menjadi kesatuan yang tak terpisahkan lagi sebagai Pilihan dari Allah Bapa juga Roh Kudus yang mempersatukan serta menerangi dan Kepenuhannya adalah Sant Kristus, Sabda/Firman/Roh yany telah Menjadi Manusia....
Tertuang dalam injil Yohanes....
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Karena dari kepenuhanNya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakanNya. (Yoh 1:1-5,12-14,16-18)
Akhir dari refleksi dan permenungan ini....
Menerima Yesus berarti menerima Ibu Maria sebagai ibu kandung ( Ibu Gereja) dan menerima Bapa Yusuf sebagai kepala kelurga Kudus yang Allah Bapa memiluh dan menentukan semua rencana ini....
..... Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah." (Luk 12:20-21)
.....Lalu Ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaanNya?" Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi. Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka. Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka. (Luk 24:25-27,30-31)
Maka kata " Ite ad Ioseph' adalah Kebenaran dari Kepadtian Iman. Spiritual dan Rohani kepada Yesus Kristus, Sang Juruslamat.
Semoga kesaksian ini semakin meneguhkan dan mengenal lebih dalam Rohani dan Spritual Bapa Yusuf yang dipilih dan diberkati oleh Allah Bapa dan Roh Kudus menyertainya... Sebagai Kesatuan, Kesetiaan, Kepatuhan, Ketaatan dan Telah dibuktikan dari Dedikasi serta Pengabdiaannya....
Aku ini hamba Tuhan....
Bersabdalah hambaMu mendengarkan....
Semua akan terlaksana menurut Kasih setia serta KemurahanMu....
Kita hanya perlu memohonkan dari Santo Yusuf rahmat dari
segala rahmat: pertobatan kita.
Marilah kita berdoa kepadanya:
Salam, Penjaga Sang Penebus,
Suami Perawan Maria yang Terberkati.
Kepadamu Allah mempercayakan Putra tunggal-Nya;
kepadamu Maria menaruh kepercayaannya;
bersama denganmu Yesus menjadi manusia.
O Yusuf yang terberkati,
perlihatkanlah dirimu sebagai seorang bapa juga bagi kami, dan
bimbinglah kami di sepanjang
perjalanan hidup.
Perolehkanlah bagi kami rahmat, belas kasih dan keberanian,
dan lindungilah kami dari segala yang jahat. Amin.
Roma, pada Santo Yohanes Lateran, 8 Desember, Hari Raya
Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda Dosa
Ite ad Ioseph
Komentar
Posting Komentar