Pengalaman hidup pertobatan.... Menyangkal. Memanggul salib dan Mengikuti Yesus
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepadaNya. dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." (Mat 6:6,8,12,14-15)
Sharing pengalaman hidup melalui Jalan Pertobatan menuju Pembaharuan Hidup.
Sharing ini adalah pengalaman pribadi jadi bukan sebagai kebenaran, namun sy percaya bahwa hidup adalah sebuah proses....
Lalu Yesus berkata kepada murid-muridNya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Mat 16:24)
.....setia dengan seluruh kekuatanmu....
Sy dilahirkan dari keluarga Katolik cukup tua dari jogya, kakak dan adik dari kakek (orgtua ibu kami), mereka adalah romo2 dan suster2 pribumi pertama.
Dari Serikat Yesus, Benedictin, Carmel dan Sang Timur.....
Kami mengenal Katolik dalam hidup sehari hari, tentu tidak terlepas dari pergumulan nyata, jatuh bangun, kering, semi, sepi, pilu, luka, pasang surt dan lain2....
Sy dibesarkan dalam kasih keluarga katolik tetapi bukan berarti fanatik, justru kami menghargai semua dalam perbedaan sebagai rahmat yang harus disyukuri.
Kami lebih kepada karya nyata sehari hari dalam hidup berpancasila.... Karena hemat kami ajaran Kebenaran penjabarannya adalah Pancasila dalam keseharian kita.
Seperti ajaran Sang Kristus, hidup kami juga bukanlah religius hanya percaya n bertumpu kepada ajaran Kebenaran....
Kami berjuang untuk mewujudkan Hkm. Kasih.
Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." (Mat 22:37-40)
Tunduk kepada Gereja, Sabda dan Ekaristi sbg satu2 nya sumber.....
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BapaKu yang di sorga. Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." (Mat 16:17-19)
Setelah menginjak usia 20 thn sy merantau ke perancis, disana orang demikian sudah meninggalkan gereja (hidup tidak mengereja), orang eropa agama bukan sebagai peganggan hidup.... Tehnologi. Ilmu Pengetahuan dan Materialisme adalah segala galanya, hidup bangsa eropa adalah NaPas (Natal Paskah) itu hanya bilapun mengikuti misa kudus hanyalah sebatas seremonial dan pertunjukan.
Hidup kerohanian kering, mereka sangat lemah, hanya memandang hidup pada mengejar karier, kemapanan, status sosial, moralisme rasional (Benar) bukan Kebenaran dan prestasi yang pada intinya sangat duniawi sekali....
Mereka mengetahui doa dan ajaran gereja hanya sebatas sebagai pengetahuan bukan hidup rohani.....
Pandangan hidup sebatas wawasan dan tataran manusiawi (dangkal)....
Contoh, sering mengatakan.... " Oh Tuhan "... Hanya sebatas kata dan menurut gambaran Kedagingan bukan seperti yang di Sabdakan.....
Kata2 Tuhan di sebutkan dalam tataran yang sangat dangkal, melihat Allah hanya pada gambaran manusia tanpa jiwa dan roh.....
Jauh dari nasehat injil....
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran." (Yoh 4:24)
Semua sebatas Seremonial pada lapisan luar, dimana mana kita dapat menjumpai makam para kudus, tetapi semua sebatas tataran Sejarah dan Museum rohani tidak menyentuh hidup kerohani.
Dalam arus yang demikian sy pun ikut hanyut dan larut dalan cara pandangan mereka, seperti hidup ini hanyalah mengejar apa yang menjadi standart, cita2, ambisi dalam patokan manusiawi....
Seperti Tubuh dan Roh semua dipandang, tidak Tujuan Akhir.... Tuhan sebagai hal yang relatif dan masuk nalar (pikiran dan hati yang standart manusia)....
Sy merasakan itu semua selama hampir 17 thn,.... Murtad dan ikut arus rasionalisme dan relatifisme, hidup kita yang Mengatur dan Menentukan.... Bukan sebagai Rahmat dan Anugerah.
Allah cukuplah di pasang pada Tembok rumah sebagai hiasan, seperti untuk menakuti2 iblis tetapi tidak ada keinginan untuk Mengenal lebih dekat dan dalam kepada Sang Sabda....
Allah sebagai pencipta harus menyesuaikan peradaban hidup moderen, ikut aturan tataran manusiawi....
Jauh dari Nasehat injil... Tidak ada DIA (duc in altum)
..... Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." (Luk 5:4)
Sy merasakan semua itu seperti....
Mungkin tepatnya gambaran Zombie Mikhael Jakson, manusia sangat kosong tunduk kepada hukum Duniawi serta menuruti rasionalisme....
Dunia terlepas dari campur tangan Allah dan manusialah yang menentukan sendiri sebagai pilihan.... Bukan Anugerah.
Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya! Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu. Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah KerajaanNya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu. (Luk 12:27-31)
Setelah sy kembali ke indonesia pada thn 93, sy kembali kepada ajaran katolik.... Karena keluarga demikian kental dengan gereja....
Pada thn 97 sy tersapa oleh nyata lilin Paskah, dimana sy di sentuh untuk Bertobat dan Merubah hidup dalam pembaharuan seperti nasehat injil.... Memperbaiki relasi dengan Allah, Memperbaiki sikap dan cara pandang menurut Kitab Suci.....
Pengalaman ini telah memutar hidup 180 derajat, dari yg jarang berdoa menjadi rajin secara khusus rosario lalu setiap hari ada kerinduan mendalam untuk membaca kitab suci..... Menjadi nafas baru yang memberi kesegaran rohani.
Demikian kuatnya Kerinduan itu mendalam akan sang kekasih yang selama ini tidak tersapa dan tersentuh.
Sy menapaki ini dalam suka dan duka, pahit dan manis, kebahagiaan dan air mata....
Mengenal arti Kerinduan untuk Berjumpa.... Mungkin ini yg di rasakan pada mereka yang di Api Penyucian, kerinduan untuk bersatu....
Sebuah masa dalam waktu tak terbatas, ingin berjumpa dan bersatu dengan Sang Kristus.....
Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat 6:31,33)
Menurut pengalaman kerinduan ini seperti Tubuh dan Jiwa terbakar oleh api cinta Illahi, sulit untuk di rumuskan dengan kata2 yang tepat, tetapi dorongan ini demikian kuat dan terus bertambah dari hari ke hari....
Rasa takut, resah, kecewa, sakit, perih..... Perlahan berganti dengan indahnya cinta damai dan kebahagiaan.
Mungkin seperti ungkapan Simeon saat melihat bayi Yesus....
"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hambaMu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firmanMu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari padaMu, (Luk 2:29-30)
Itupun semua tidak terlepas dari penderitaan dan siksa batin.... Tetapi sy sadar bahwa inilah Jalan Pertobatan yang harus sy lalui.... Kilas balik yang harus ditirakati.
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya." (Mat 7:13-14)
Cinta kepada Allah telah membakar bagai sebuah lilin yang terbakar habis.....
Tubuh manusia lagi yang hidup tetapi hanya rohlah yang menerangi, menuntun dan membentuk,.... mungkin ini istilah Pembaharuan Hidup di dalam Roh.
Hidup hanyalah berserah, percaya dan bertumpu kpd Gereja, Sabda n Ekaristi.... Seperti Trilogi.... Iman. Harapan dan Kasih.
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Yoh 8:32)
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)
Sebagai satu satunya sumber..... Perjalanan ini cukup panjang dan penuh dengan duri, batu, riak air, api, binatang buas....
Percayalah kepadaKu, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; (Yoh 14:11-12)
Tanpa Kekuatan dan Kerahiman Allah, niscaya sy akan hancur....
Semua hanya bertumpu dan bersandar kepada Nya, tubuh tidak lagi mengusai tetapi rohlah yang menuntun.....
Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. (Yoh 3:6)
bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang." Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Mat 4:16-17)
Inilah semua adalah jalan pertobatan.... sampai hari ini terus sy jalani....
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya." (Mat 7:13-14)
Berjuang untuk setia, patuh serta taat walau daging ini sangatlah rapuh tetapi Mentari itu ada dihadapan kita.....
Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan. Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya." (Luk 11:35-36)
Hidup hanya terang yang menuntun, tanpa terang itu pastilah akan terkantuk kaki melangkah dan pasti akan terjerembab....
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." (Luk 15:7)
Sy berjuang untuk dapat lebih berkenan kepada kehendak Sabda dan berjuang untuk dapat Merealisasikan dalam kehidupan sehari hari....
Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar — tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati —. Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darahNya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian AnakNya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidupNya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu. (Rom 5:2-11)
Berusaha untuk lebih sesuai kehendak Sang Firman, berjuang untuk memaknai Kebenaran di dalam hidup pribadi.....
Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepadaNya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti." Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." lalu berkata kepadaNya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diriMu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikatNya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kakiMu jangan terantuk kepada batu." Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" dan berkata kepadaNya: "Semua itu akan kuberikan kepadaMu, jika Engkau sujud menyembah aku." Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (Mat 4:3-4,6-7,9-10)
Ini semua tidaklah mudah seperti membalik telapak tangan, sy berjuang untuk terus melihat pergerakan batin dan kecendurangan daging kemana arahnya....
Luar biasa godaan dan jebakan iblis, lewat kelemahan sifat dan tabiat kemanusian sy....
Roh jahat itu benar2 ada dan sangat licik, dia tau setiap ruang2 kelemahan kita.... Bahkan lebih mengetahui dari diri kita sendiri,.... Seperti harimau yang lapar selalu mengintip dan bila ada kesempat pasti akan menancapkan kuku tajamnya....
Ya, iblis itu mahkluk rohani mereka adalah malaikat sebelum dunia diciptakan....
Hanya saja mereka telah menolak secara radikal Allah dan hanya berfokus pada keindahan dan fantasi serta ilusinya sendiri.....
Mereka pendusta dari Kebenaran dan Hidup dalam Kegelapan serta Tidak ada sedikitpun Kasih.....
Yang paling menyeramkan merasa dia adalah Allah....
Tidak merasa Berdosa dan Hidup seperti Pahlawan tanpa Membutuhkan Belas kasih, Kemurahan dan Kerahiman Allah.... Oleh sebab itu mereka tidak ada rasa Bersalah. Berdosa dan Penyesalan..... Tidak ada Kerendahan Hati sedikitn....
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan." (Luk 15:7)
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." (Kej 3:1-5)
Jadi teringat akan awal bagaimana Adam dan Hawa jatuh kedalam Pencobaan si ular tua...
Bahasa yang dipakai iblis adalah Firman tetapi diplintir untuk ujungnya menyembah diri sendiri dan melepas dari Pandangan Allah bahkan Lebih jauh lari dari Hukum Penciptaan.....
Kamu akan seperti Allah....
Dan dapat melakukan, menentukan baik dan buruk menurut takaran Daging (Manusia).....
Bukan Mentaati dan Tunduk kepada Allah..... Inilah kepercayaan rasinonalisme dan relatitifisme bahwa Hidup ditata sendiri kitalah penentunya...
Bukan seperti Maria,.. . "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (Luk 1:38)
Jawaban Maria telah mematahkan Keinginan serta Rasionalisme relatif yang dibisikan oleh sebab itu iblis telah dikalahkan oleh Firman, karena hanya Allah sebagai satu satunya Sumber dan Penyelenggara kehidupan ini.
"Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan." "Ya BapaKu, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari padaKu; tetapi bukanlah kehendakKu, melainkan kehendakMulah yang terjadi."... (Luk 22:40,42-43)
Dan Yesus telah Mengalahkan cobaan iblis menakan ayat2 kitab suci yang diputar balikan, agar Yesus berpaling dan mengambil seluruh kuasa yang telah Ia terima sebagai Anugerah Anak Allah....
dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atasNya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah AnakKu yang Kukasihi, kepadaMulah Aku berkenan." (Luk 3:22)
(red. Saat d Baptis) dengan mengikuti Kuasa yang Ia terima untuk memuaskan nafsu manusiawi dan mengikuti serta menyembah dirinya sendiri.... Sebagai Hak dan Milik.
Dari kisah ini kita semakin mengenali watak dan sifat si ular tua itu....
Intinya kita di dorong untuk Berpaling dan Mengikuti hawa nafsu kedagingan.... Menjadikan diri kita sebagai Allah dan Pusat sebagai Sumber....
Penyembahan diri (ibarat srigala berbulu domba), kita dapat lebih jahat sebab dengan sadar melakukannya.... Iblis hanya sebatas mengoda tetapi Manusia melakukan sebagai rekanannya untuk mencapai tujuan mengusai Allah.
Semua ini karena usaha manusia bukan dari Penyelenggaraan Illahi....
Ini sudah menentang secara radikat Hkm. Penciptaan Kej. 1 : 1....
Konsekwensinya kita Memisahkan diri. Melepas. Terlepas dan Berpaling dari hadapan Sang Sumber.... Terang. Kebenaran n Kasih.... Allah itu sendiri.... AKU adalah AKU yang ADA, sebelum segala ada.
Dari pengalaman hidup ini sy menyadari bahwa Manusia ini sangatlah rapuh, lemah dan cenderung selalu jatuh kedalam dosa... Bawaan dari sifat Dosa Asal dimana Daging menutup dan mengusaiJiwarohani.
Baik itu disengaja atau tidak, sadar ataupun tidak sadar.... Kita sangat mudah jatuh dalam pencobaan.
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." (Mat 26:41)
Tanpa bertumpu kepada Allah dan Perlindungannya kita setiap saat pasti akan terpeleset dan bisa terlepas dan terhempas....
Seperti nasehat Yesus kepada Petrus.... Baru saja memuji dan mengenali Yesus, pada saat itu juga dia berpaling dari Yesus mengikuti pikiran dan hatinya....
Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-muridNya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau." Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia." (Mat 16:21-23)
Dari semua ini tergambarlah bila kita tanpa.... Bertobat, Memperbaharui Hidup sesuai Sabda dan Melakukan apa yang di Kehendaki Tuhan Yesus....
Maka akan sangat pasti Terjatuh. Terjerembap dan Terpisah dari Allah Bapa.
lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Mat 18:3)
Satu2nya jalan Berjuang dan Bertumpu pada Firman dan Melaksanakan apa yg Yesus kehendaki.....
Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari padaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Mat 7:21,23)
Hanya di dalam Dia. Bersama Dia dan Bersatu dengan Dia saja kita dapat di selamatkan dan meraih kebahagian sejati.
Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga. (Mat 7:21)
"Setiap orang yang mendengar perkataanKu ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. (Mat 7:24)
Inilah pengalaman selayang pandang dari renungan dan refleksi perziarahan hidup pribadi, untuk terus fokus dan melaksankan apa yang menjadi Kehendak Nya.
Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan bebanKupun ringan." (Mat 11:28-30)
Kita diminta untuk ikut serta secara jasmani dan rohani akan Kebenaran dalam Kata dan Perbuatan nyata menuju Kesempurnaan Hidup Kristiani.....
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya." (Mat 7:12-14)
Semua tidaklah mudah tetapi dengan Mengandalkan pengajaran Gereja. Sabda dan Ekaristi....
Perlahan kita akan terlepas dari kelemahan dan menjadi Kristus Yesus yang hidup serta manusia yang merdeka....
Bahagia. Sukacita dan Damai hidup di dalam.... Kasih. Kemurahan n Kerahiman Allah Bapa....
Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga. (Mat 7:21)
Sebagai satu2nya Sumber. Pokok dan Pangkal Kehidupan sejati menuju Kesempurnaan hidup Kristiani.
Semoga berkenan.

Komentar
Posting Komentar